Skip to main content
cara gunakan fitur android studio 2.0

Cara Gunakan Fitur Android Studio 2.0

Cara Gunakan Fitur Android Studio 2.0

Salam Sejahtera, masih seputar tips dan trik untuk pengembangan aplikasi android, kali iniakan kita bahas tentang Cara Gunakan Fitur Android Studio 2.0. Pembahasan ini berkaitan dengan beberapa fitur terbaru IDE Android Studio 2.0. Saya sendiri telah mengupgrade Android Studio ke versi 2.0. Lebih ringan dan cepat menurut saya. 

Awal tentang cara gunakan fitur android studio 2.0. Sebagaimana kita ketahui bahwa IDE Android Studio baru saja diperbaharui versi 2.0.

Baca : Update Info Android Studio 2.0

Dalam pembahasan Cara Gunakan Fitur Android Studio 2.0, akan kita bahas tentang versi 2.0 untuk fiturnya.

Instant Run

cara gunakan fitur android studio 2.0
Run Instant

Instant Run yaitu dimana kita dapat melakukan debuging pada aplikasi yang sedang kita buat dan tidak build ulang tapi melakukan patching pada aplikasi yang terinstal pada device yang sedang kita gunakan untuk debug. Instant Run hanya support ada saat kita melakukan deploy pada debug build variant, dan menggunakan Android Plugin Gradle version 2.0.0 atau lebih tinggi, dan set minSdkVersion pada 15 atau lebih tinggi pada module app file build.gradle. Untuk performance yang lebih baik set minSdkVersion menjadi 21 atau lebih tinggi.

Saya juga sudah mencoba fitur tersebut dan sangat terasa perbedaannya dari android studio sebelumnya. Tips nya adalah update gradle temen-temen menggunakan versi 2.0.0 pada project build.gradle yaitu build.gradle yang ada di root foleder project kita, ingat yang bukan di module tapi di-project-nya. Berikut script yang ada dalam file build.gradle tersebut.

// Top-level build file where you can add configuration options common to all sub-projects/modules.
 
buildscript {
    repositories {
        jcenter()
    }
    dependencies {
        classpath 'com.android.tools.build:gradle:2.0.0'
 
        // NOTE: Do not place your application dependencies here; they belong
        // in the individual module build.gradle files
    }
}
 
allprojects {
    repositories {
        jcenter()
    }
}
 
task clean(type: Delete) {
    delete rootProject.buildDir
}

Kemudian  update juga root project->gradle->gradle-wrapper.properties dengan versi 2.10

#Mon Dec 28 10:00:20 PST 2015
distributionBase=GRADLE_USER_HOME
distributionPath=wrapper/dists
zipStoreBase=GRADLE_USER_HOME
zipStorePath=wrapper/dists
distributionUrl=https\://services.gradle.org/distributions/gradle-2.10-all.zip

Untuk yang ingin mempelajari Instant Run lebih dalam dapat di cek link ini. ini sebagai tahap pertama dalam cara gunakan fitur android studio 2.0.

Layout Preview

berikutnya dalam cara gunakan fitur android studio 2.0 yaitu Layout Preview, ini merupakan fitur yang dapat digunakan untuk mempermudah kita dalam melakukan coding pada saat membuat User Interface atau layout, lebih tepatnya adanya preview. Yang membuat lebih menarik adalah kita dapat membuat preview list dalam RecyclerView atau ListView di file xml layout.

Akan kita buatkan sebuah project contoh untuk memahami hal ini.

Pertama-tama buat project dengan empty Activity, karena kita akan menggunakan RecyclerView dan CardView maka kita tambahkan dependecies pada build.gradle app kita.

dependencies {
    compile fileTree(dir: 'libs', include: ['*.jar'])
    testCompile 'junit:junit:4.12'
    compile 'com.android.support:appcompat-v7:23.3.0'
    //tambahkan ini
    compile 'com.android.support:design:23.3.0'
    compile 'com.android.support:cardview-v7:23.3.0'
}

Kemudian edit activity_main.xml seperti dibawah ini.

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<android.support.v7.widget.RecyclerView 
xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android" 
android:id="@+id/recycler_view" 
android:layout_width="match_parent" 
android:layout_height="wrap_content" 
android:orientation="vertical" />

Kemudian buatlah layout satu lagi dengan nama item_list_detail.xml

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<android.support.v7.widget.CardView 
xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android" 
xmlns:app="http://schemas.android.com/apk/res-auto" 
xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools" 
android:layout_width="match_parent" 
android:layout_height="100dp" 
android:layout_margin="5dp" 
android:orientation="vertical" 
app:cardCornerRadius="4dp">
 
    <TextView tools:drawableLeft="@mipmap/ic_launcher" 
android:id="@+id/text_nama" 
android:layout_width="match_parent" 
android:layout_height="100dp" 
android:layout_gravity="center_vertical" 
android:gravity="center_vertical" 
android:drawablePadding="25dp" 
android:paddingLeft="25dp" 
android:paddingStart="25dp" 
android:textAppearance="?android:attr/textAppearanceLarge" 
tools:text="Line number" />
 
</android.support.v7.widget.CardView>

pada baris 13 dan 23 terdapat atribut tools:drawableLeft untuk preview saja, jadi pada saat runtime tidak akan ada gambar tersebut begitu juga dengan artibut tools:text. Dengan atribut tools tersebut Android Studio akan menganalisa hanya sebagai layout preview dan tidak dijalankan pada saat runtime. Untuk lebih dalam teman-teman dapat memanfaatkan Typing tools dan menggunakan CTRL+SPACE untuk mendapat suggest atribut. Berikut hasil preview dari xml tersebut.

cara gunakan fitur android studio 2.0
Preview

Selanjutnya kita akan menampilkan item_list_detail.xml dalam RecyclerView yang telah kita buat dalam activity_main.xml yang telah kita buat. Berikut code nya.

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<android.support.v7.widget.RecyclerView 
xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android" 
xmlns:app="http://schemas.android.com/apk/res-auto" 
xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools" 
android:id="@+id/recycler_view" 
android:layout_width="match_parent" 
android:layout_height="wrap_content" 
android:orientation="vertical" 
app:layoutManager="LinearLayoutManager" 
tools:listitem="@layout/item_list_details" />

Pada line ke-10 merupakan set agar RecyclerView menggunakan LinearLayout pada list-nya dan kode line-11 merupakan kode untuk menempatkan layout item_list_details.xml pada RecyclerView. Jika semua lancar maka hasilnya akan seperti gambar dibawah ini.

cara gunakan fitur android studio 2.0
ReclycerView

Untuk tips selanjutnya adalah kita akan melakukan preview untuk berbagai ukuran screen yaitu dengan cara memilih preview pada all screen seperti gambar dibawah ini.

cara gunakan fitur android studio 2.0
ReclycerView

Demikian tentang Cara Gunakan Fitur Android Studio 2.0, semoga dengan adanya sedikit materi tentang cara gunakan fitur android studio 2.0 ini bisa bermanfaat.

Sumber : medium.com

Facebook Comments

Ridwan, SST

Seorang Tenaga Pengajar Yang Kebetulan Suka Menulis Dan Membuat Tulisan Melalui Blog Web. CP : 0852 7747 2958 E-mail : awanpijay@rocketmail.com

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookYouTube

Ridwan, SST

Seorang Tenaga Pengajar Yang Kebetulan Suka Menulis Dan Membuat Tulisan Melalui Blog Web. CP : 0852 7747 2958 E-mail : awanpijay@rocketmail.com