Skip to main content
AVD Emulator Android Studio

Cara Pembuatan AVD Emulator Android Studio

Cara Pembuatan AVD Emulator Android Studio

Berjumpa kembali dalam seri belajar Pemrograman Android melalui IDE Android Studio. Pembahasan ini merupakan lanjutan dari pembahasan sebelumnya tentang cara pembuatan project awal. Kali ini akan kita bahas tentang cara Pembuatan Android Virtual Manager (AVD) menggunakan Android Studio. Emulator berguna agar kita bisa melakukan testing aplikasi yang telah dibuat. Sebenarnya untuk testing aplikasi, bukan hanya bisa dilakukan lewat Emulator bawaan Android Studio. Bisa juga melalui Tools lain nya seperti Blue Stack, GEny Motion dan lain nya. Bisa juga langsung testing aplikasi ke perangkat yang kita gunakan.

kekurangan dari testing aplikasi lewat Emulator bawaan Android Studio khususnya bagi pengguna Laptop Minimum spesifikasi yaitu lambat loading. Pengalaman penulias, terkadang harus menunggu beberapa menit untuk bisa tampil emulator nya. jadi disinilah terkadang banyak pengembang menggunakan Tools pihak ketiga seperti Geny Motion agar lebih cepat. Akan kita bahas juga nantinya tentang cara hubungkan IDE Android Studio dengan Tools Geny Motion atau Blue Stack.

Langkah-langkah Cara Pembuatan AVD Emaulator Android Studio

Seperti biasa, saya menyediakn video demo untuk lebih jelas pemahaman tentang materi ini.

Berikut langkah detailnya :

– Buka IDE Android Studio (saya pakai versi Linux)

– Pada pilihan menu : Tools-Android-AVD Manager

– Sehingga akan muncul tampilan berikut :

AVD Emulator Android Studio
Tampilan AVD Emulator Android Studio

– Tampilan diatas berisi AVD yang sudah pernah dibuat, kita bisa menghapusnya atau meng-edit nya secara langsung dengan mengklik tanda panah kebawah.

– Untuk membuat AVD baru, click : Create Virtual Device, sehinggan akan muncul :

AVD Emulator Android Studio
Pilihan Category AVD

– Pilihan diatas merupakan untuk pilihan Category AVD dan jenis target Device nya, sebagai contoh pilih lah : category = Phone dan Name = Nexus, Target API 6.0 (android M), tekan NEXT

AVD Emulator Android Studio
AVD Name

– Selanjutnya akan muncul untuk memberikan Name AVD, isikan dengan bebas name AVD nya. Untuk pilihan lainnya, bisa dilakukan perubahan atau biarkan default. Saran jika belajar Awal, biarkan default saja dulu. Kalau sudah mahir silahkan ubah sesuka hati.

– Terakhir klik FINISH

– Jika tidak ada kendala dan tidak error, di AVD Manager akan muncul AVD yang telah dibuat barusan.

– Untuk melakukan testing AVD, pilih nama AVD nya kemudian tekan icon RUN, tunggu sebentar proses loading AVD nya, jika tidak ada kendala, akan muncul seperti tampilan berikut:

AVD Emulator Android Studio
Tampilan Run AVD

Kesimpulan Cara Pembuatan AVD Emulator Android Studio

  • Android Virtual Manager (AVD) adalah emulator untuk ujicoba aplikasi Android yang kita buat
  • Selain lewat AVD, kita bisa juga testing aplikasi melaui Tools lainnya, seperti Geny Motin atau Bluestack atau ke perangkatnya secara langsung.
  • Pastikan Spesifikasi Laptop atau PC memenuhi standar minimum untuk menjalankan AVD supaya prosesnya loading nya lebih cepat.

Demikian semoga bermanfaat.

Facebook Comments

Ridwan, SST

Seorang Tenaga Pengajar Yang Kebetulan Suka Menulis Dan Membuat Tulisan Melalui Blog Web. CP : 0852 7747 2958 E-mail : awanpijay@rocketmail.com

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookYouTube

Ridwan, SST

Seorang Tenaga Pengajar Yang Kebetulan Suka Menulis Dan Membuat Tulisan Melalui Blog Web. CP : 0852 7747 2958 E-mail : awanpijay@rocketmail.com

  • Fathan

    Unfortunately, your computer does not support hardware accelerated virtualization.
    Here are some of your options:
    1) Use a physical device for testing
    2) Develop on a Windows/OSX computer with an Intel processor that supports VT-x and NX
    3) Develop on a Linux computer that supports VT-x or SVM
    4) Use an Android Virtual Device based on an ARM system image
    (This is 10x slower than hardware accelerated virtualization)

    Gimana ??