Skip to main content
pengenalan fragment aplikasi android

Pengenalan Fragment Aplikasi Android Studio

Pengenalan Fragment Aplikasi Android Studio

Salam sejahtera, kali ini pembahasan kita bukan mengenai suatu tutorial penggunaan IDE Android Studio yaitu tentang Pengenalan Fragment Aplikasi Android Studio. Pembahasan yang memang perlu dipelajari oleh para developer android apalagi untuk membangun aplikasi dalam skala besar.

Topik Pembahasan Pengenalan Fragment Aplikasi Android Studio

  • Pengenalan Awal Fragment
  • Pembuatan Fragment
  • Komunikasi Antar Fragment

Pengenalan Fragment Pada Aplikasi Android Studio

Fragment merupakan bagian dari UI dalam activity. Kamu dapat menggabungkan beberapa fragment dalam activity untuk membuat multi-pane UI.Ada beberapa hal yang kamu perlu tahu tentang fragment yaitu, fragment memiliki siklus hidup(lifecycle) sendiri, dapat proses event sendiri, dan dapat ditambah atau dihapus ketika activity sedang jalan. Fragment diperkenalkan pada HoneyComb API 11 namun bisa digunakan pada perangkat android lama dengan menggunakan Support Library dari 1.6 sampai 2.0. detailnya lagi Fragment itu seperti Activity yang menghandle sebuah layout, namun bedanya, Fragment tidak dapat berjalan individual fragment selalu membutuhkan sebuah Activity, simplenya sebuah fragment selalu berjalan di atas Activity.

Keuntungan menggunakan Fragment adalah ketika dihadapkan pada masalah mengenai multi-pane UI. beberapa fragment dapat dikombinasi dalam satu activity dan optimal digunakan pada layar lebih besar seperti tablet. Lihat sekilas gambar berikut untuk pemahaman apa itu Fragment :

pengenalan fragment aplikasi android
Fragment

Tampilan gambar tersebut sebuah contoh aplikasi android yang ada pada Perangkat Tablet dan HP. Tampilan User Interface pada Tablet dan Smartphone berbeda, ketika berjalan di smartphone yang ditampilkan ke user adalah list headline newsnya, dan ketika di klik listnya maka akan berpindah ke detail newsnya, namun ketika di tablet behaviornya akan berbeda, karena tablet memiliki space screen yang lebar maka akan dibuat headhline dan detail berita akan muncul secara bersama, dikiri listnya dikanan detail newsnya, maka dari kasus tersebut akan terdapat 2 Fragment dan 1 Activity.

Contoh lainnya, coba perhatikan gambar berikut yang menunjukkan tentang Fragment:

pengenalan fragment aplikasi android
Fragment

Ketika salah satu item dari listview disentuh oleh user maka akan muncul informasi atau item dari detail view. Pada UI smartphone maka user pertama kali akan melihat listview dan ketika item dari listview disentuh maka berpindah ke detail view, berbeda dengan UI pada tablet karena tablet memiliki ukuran lebih lebar maka listview, DetailView dan other data view akan muncul secara bersamaan. Tampilan yang semakin jeas adalah seperti berikut:

pengenalan fragment aplikasi android
Fragment aplikasi android

Penggunaan Fragment akan lebih optimal jika digunakan pada layar Tablet.

Siklus Fragment

pengenalan fragment aplikasi android
Activty vs Fragment

Fragment mempunyai method callback seperti halnya Activity, seperti onCreate (), onStart (), onPause (), dan OnStop (). Berikut penjelasan:

  1. Activity onCreate() dipanggil, dimana activity dapat mengatur tampilan dengan menggunakan method setContentView().
  2. onAttach() dipanggil setelah fragment dikaitkan dengan activity. Fragment mendapat refrensi ke objek activity yang dapat digunakan sebagai konteks.
  3. onAttachFragment dipanggil oleh activity untuk menotifikasi activity bahwa fragment telah di attach.
  4. onCreate () dipanggil ketika saat dibuat fragment
  5. Method OnCreateView() dipanggil dalam fragment, disinilah kita dapat menautkan layout fragment dengan objeknya.
  6. onActivityCreated() dipanggil setelah method activity onCreate() selesai. jadi disini kita dapat mengakses element UI melalui method ini
  7. onStart() dipanggil di dalam activity
  8. onStart() dipanggil di dalam fragment
  9. onResume() dipanggil di dalam activity
  10. onResume() dipanggil di dalam fragment

Proses Komunikasi Antar Fragment

Kita bisa membuat komunikasi antar fragment, berikut hal yang harus diperhatikan untuk membuat Fragment salig berkomunikasi:

  1. Jangan langsung referensi dari fragment ke fragment lainnya.
  2. Buatlah Interface yang berisikan method yang akan bertindak sebagai pembawa suatu event.
  3. Implements interface pada activity
  4. Fragment 1 menggunakan interface untuk mengirim pesan.
  5. Pada activity, method interface yang telah diimplementasikan dapat direferensikan ke fragment 2 dan melakukan perubahan pada sesuai method yang diberikan.

Perbedaan Activity dan Fragment

Seperti kita bahas sebelumnya, pada Fragment juga terdapat sebuah Method OnCreate(). Sama halnya juga di Activity. Perbedaan methode tersebut pada Fragment dan Activity secara jelasnya sebagai berikut:

Pada oncreate() di Activity, Kita bisa gunakan setContentView() dan menghubungkan dengan tampilan (UI), tapi pada Oncreate() di fragment seharusnya kita tidak mengakses element UI dari fragment karena Activity Oncreate() mungkin belum selesai,namun, kita bisa membuat backgroud thread untuk membuat operasi lebih lama.

Contoh Project Fragment dalam Activity

Sebagai contoh penggunaan Fragment pada aplikasi Android, sebagai contoh akan kita buat sebuah aplikasi Sederhana. Buka IDE Android Studio kemudian buatkan sebuah project baru dengan konfigurasi sebagai berikut:

  • Application Name : App_fragment
  • Package name : sesuaikan saja
  • Minimum SDK : API 15
  • Activity : pilih blank
  • Activity name : Main
  • Layout Name : main

Jika tidak ada kendala dalam pembuatan project, akan muncul tampilan berikut:

pengenalan fragment aplikasi android
pengenalan fragment aplikasi android

Saya edit tulisan Hello world menjadi “Hello World Fragment”. Kemudian selanjutnya buatkan sebuah class baru java, klik kana pada package->New Class, beri nama : Frag.

pengenalan fragment aplikasi android
Create Class

Kemudian extends class yang barusan dibuat tadi ke class Fragment.

pengenalan fragment aplikasi android
Override

kemudian lakukan override method onCreateview:

pengenalan fragment aplikasi android
Override Methode

Tampilan class Frag.java akan terdapat method onCreateView dengan isi kode sebagai berikut:

pengenalan fragment aplikasi android
pengenalan fragment aplikasi android

New Layout Fragment

Seperti kita bahas sebelumnya, kita bisa menambahkan Fragment dalam Layout. Kini kita akan buatkan sebuah layout yang berguna untuk Fragment yang kita buatkan tadi. Pada Folder res, klik kanan Layout=> New => Layout Resource File, lihat Gambar :

pengenalan fragment aplikasi android
Create New Layout

Kemudian beri nama : l_frag

pengenalan fragment aplikasi android
New Layout

Siahkan sesuaikan tampilan contoh Layout nya,, saya hanya tambahkan sebuah Button sederhana saja.

pengenalan fragment aplikasi android
Layout Fragment

Berikutnya lakuan perubahan pada class : Frag.java, Set layout yang barusan dibuat, ubah method oncreateview menjadi seperti ini :

pengenalan fragment aplikasi android
pengenalan fragment aplikasi android

Tambahkan Fragment ke Dalam Activity

Kini kita akan menambahkan fragment ke dalam activity. Kita menambahkan nya dengan menggunakan class Java. Berikut langkahnya:

  • Buka Class : Main.java, pada method onCreate, kita tambahkan FragmentManager dan FragmentTransaction
pengenalan fragment aplikasi android
pengenalan fragment aplikasi android

Terakhir, Run Project Untuk melihat hasilnya.

Makasih, Sekilas tentang materi pengenalan fragment aplikasi android, semoga dengan adanya materi tentang pengenalan fragment aplikasi android bagi pemula akan jadi bermanfaat.

Facebook Comments

Ridwan, SST

Seorang Tenaga Pengajar Yang Kebetulan Suka Menulis Dan Membuat Tulisan Melalui Blog Web. CP : 0852 7747 2958 E-mail : awanpijay@rocketmail.com

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookYouTube

Ridwan, SST

Seorang Tenaga Pengajar Yang Kebetulan Suka Menulis Dan Membuat Tulisan Melalui Blog Web. CP : 0852 7747 2958 E-mail : awanpijay@rocketmail.com